Batang Ayumi, Ahad (09/12/2012).
Ranting Muhammadiyah Batang Ayumi Jae sebagai tuan rumah Tabligh Akbar/ Hari
Muhammmadiyah Cabang Padangsidimpuan Utara. Bertempat di MDA Muhammadiyah
Batang Ayumi dihadiri oleh ± 600 orang anggota dan simpatisan Muhammadiyah
se-cabang Padangsidimpuan Utara. Tabligh Akbar yang diawali dengan pembacaan
Al-Quran dan dilanjutkan Lagu Indonesia Raya Mars Muhammadiyah oleh paduan
suara MTs Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan. Sambutan PRM Batang Ayumi
disampaikan oleh Ali Samsudin Sirait. Penceramah dalam Tabligh Akbar ini Ahmad
Putra Tanjung SHI dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tapanuli Tengah.
PDM Kota Padangsidimpuan yang disampaikan oleh Ketua
Drs. Amil Mahzul Nasution dalam sambutannya menyatakan bahwa PCM
Padangsidimpuan Utara pada periode ini Alhamdulillah telah bekerja dengan baik
sehing PWM Sumatera Utara memberikan penghargaan juara II Pimpinan Cabang Muhammadiyah terbaik se
Sumatera Utara.
PRM Muhammadiyah Ali Samsudin Sirait, SP. Memberi Sambutan
Pidato PCM Padangsidimpuan Utara disampaikan Ketua Afwan Tarihoran, M.Pd.
PCM Padangsidimpuan
Utara dalam pidato yang disampaikan oleh ketua Afwan Tarihoran menjelaskan
bahwa Tabligh Akbar Hari Muhammadiyah kali ini sekaligus peringatan Milad
Muhammadiyah ke 103 H/ 100 M. Thema Milad Sang Surya Tiada Henti
Menyinari Negeri. Pada akhir pidato Afwan mengutif lirik Mars Muhammmadiyah Semoga sang surya tetap bersinar dihati
kita semua.Ya Allah
Tuhan Rabbiku, Muhammad Junjungan ku, Al-Islam Agamaku, Muhammadiyah gerakan ku. Mudah-mudahan dengan Muhammadiyah akan dapat mengantarkan kita dan
ummat Islam ke pintu gerbang sorga jannatun na’im dengan keridhaan Allah Yang Rahman dan Ramim.
Ahmad Putra Tanjung, SHI (PDM Tapanuli Tengah) menyampaikan Ceramah
Ibu-Ibu Aisyiyah Asik mendengarkan ceramah pada Hari Muhammadiayah
Pimpinan Cabang
Muhammadiyah Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan sebagai pimpinan cabang
terbaik II tingkat Sumatera Utara. Pemilihan pimpinan cabang ini dalam rangka peringatan Milad Muhammadiyah ke 103 H/ 100 M yang
dilaksanakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara. Acara resepsi Milad
bertempat di Hotel Madani Medan tanggal 15 Nopember 2012 ini dihadiri oleh
seluruh PDM se-Sumatera Utara, PCM dan anggota serta simpatisan Muhammadiyah.
Milad yang berlangsung dengan hikmat ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera
Utara Gatot Pujokusumo dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Haidar Natsir dan
pejabat pemerintah tingkat Sumatera Utara.
Milad Muhammadiyah ke 103 H/100 M mengambil thema “Sang
Surya Tiada Henti Menyinari Negeri” dihadiri dari Pimpinan Cabang
Padangsidimpuan Utara Afwan Tarihoran, M.Pd. (ketua) Ali Hamsah Lubis, S.Pd.
(sekretaris) dan H. Muhammad Din Harahap (Bendahara). Terpilihnya PCM
Padangsidimpuan Utara sebagai terbaik II paling tidak akan memberikan motivasi
untuk lebih giat melakukan berbagai kegiatan yang lebih baik dimasa yang akan
datang. Jangan sampai penghargaan ini mengurangi ke-ikhlasan dalam berbuat. Penghargaan
bukanlah prioritas utama, kita bekerja dan beramal dalam Muhammadiyah hanyalah
mengharap ridho Allah SWT semata dan berusaha mengemban amanah musycab sesuai kemampuan yang dimiliki. Demikian disampaikan oleh ketua PCM
Afwan Tarihoran, M.Pd. seusai menerima penghargaan yang diserahkan oleh Gubernur
Sumatera Utara bersama PWM Sumatera Utara, yang di dampingi Ali Hamsah Lubis, S.Pd dan H. Muhammad Din Harahap.
Dalam waktu dekat kita juga akan memperingati milad ini kata Ali Hamsah menambahkan. Program yang kita laksanakan kita rencanakan secara matang dan bermusyawarah dengan ranting kata Mhd. Din. Af
Orang-orang yang beriman dan
berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka,
adalah lebih Tinggi derajatnya di sisi Allah; dan Itulah orang-orang yang mendapat
kemenangan.(QS.At-Taubah/9:20)
Pada hari ini Ahad, 09 September 2012 kita kembali berkumpul di ranting Bonan Dolok ini dalam kegiatan Tablig Akbar yang kita sebut
HARI MUHAMMADIYAH, setelah tiga bulan yang lalu di Ranting Wek I
Sigiring-giring dan Isya Allah tiga bulan ke depan 09 Desember 2012 akan datang
kita laksanakan pula di Ranting Batang Ayumi Jae.
PCM Padangsidimpuan Utara
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
terselenggaranya tabligh akbar ini, khususnya kepada panitia/ PRM Bonan Dolok
yang beberapa hari sebelum acara ini telah bekerja mempersiapkan demi
terlaksananya acara ini. Keberhasilan yang kita capai bukanlah keberhasilan
secara personal atau PCM tetapi keberhasilan kita bersama pimpinan, anggota,
simpatisan serta semua pihak yang telah berpartisipasi. Oleh karena itu atas
segala bantuan baik moril maupun materil, pikiran dan tenaga sekali lagi kami
ucapkan terima kasih. Apa yang kita lakukan tidak lain adalah mengharap ridho
Allah semata dalam beribadah kepadanya.
Hadirin yang kami hormati
Perlu kembali kami sampaikan
bahwa Tabligh Akbar/ Hari Muhammadiyah ini merupakan hasil kesepakatan kita
bersama PCM dan PRM se-cabang Muhammadiyah Padangsidimpuan Utara dan sesuai
pula dengan hasil kaputusan Muktamar Muhammadiyah tentang pedoman revitaliasi
cabang Muhammadiyah ke 46pada model
pengembangan poin gerakan pengajian disebutkan bahwa setiap cabang melaksanakan
pengajian/tabligh akbar pada hari-hari tertentu. Kemudian dijelaskan bahwa hari
tabligh akbar yang kemudian disebut sebagai Hari Muhammadiyah Cabang
yang bermanfaat ganda disamping dapat tambahan ilmu dan memantapkan hidup dalam
ber islam dan bermuhammadiyah, juga dapat melakukan silaturrahim saling
mengenal, bertukar pikiran dan pengalaman sekaligus dapat berwisata dan menampakkan
syiar.
Oleh karena itu Idealnya kegiatan yang telah
kita jadwalkan dalam dua tahun ini mengikat seluruh warga dan simpatisan
Muhammadiyah di Padangsidimpuan Utara khususnya sehingga seluruh warga,
keluarga dan simpatisan Muhammadiyah dapat menghadiri Tabligh Akbar/ Hari
Muhammadiyah ini.
Hadirin yang dirahmati Allah
Berdasarkan laporan yang
disampaikan Pimpinan Ranting Muhammadiyah bahwa sampai 09 september ini jumlah anggota kita 912 orang yang terdiri
dari laki-laki 524 orang dan perempuan (Aisyiah) 388 orang.
Berbagai program telah
dilaksanakan baik itu program rutin barupa pengajian, peningkatan ibadah pada
bulan ramadhan, pembaihan anggota sampai dengan pengadaan dan pembelian tanah
sebagai lahan perkuburan. Kami yakin bahwa apa yang telah dilakukan oleh
pimpinan ranting bersama dengan anggota dan simpatisan ini adalah dalam rangka
mendapatkan ridho Allah semata.
Namun demikian berdasarkan
laporan masalah yang dihadapi adalah masalah kurangnya kesadaran anggota dalam
mengikuti pengajian dan acara-acara yang dilaksanakan Muhammadiyah.
Dari saran yang kita terima
diantaranya adalah perlu peningkatan mutu dan metode dalam melaksanakan
pengajian dan peran cabang dalam meningkatkan kesadaran anggota dalam anggota.
Hadirin yang kami hormati
Masalah yang kita hadapi
sesungguhnya telah menjadi permasalah nasional, hal ini terlihat pada keputusan
Muktamar ke-46 tentang pedoman revitalisasi ranting Muhammadiyah, oleh karena
sangat dibutuhkan berbagai kebijakan dan putus berbagai model pengembangan
diantaranya gerakan pengajian dan pengelolaan mesjid dan model pengembangan
lain.
Pidato PCM pada tabligh akbar di
Wek I Sigiring telah kami sampaikan bahwa sangat dibutuh program konsolidasi
idiologi, kelembagaan dan pemberdayaan anggota dan kader. PCM kembali
mengharapkan dan mengingatkan kepada
kita dan berdasarkan laporan yang
disampaikan oleh PRM untuk mengintensipkan pembinaan idiologi Muhammadiyah bagi
semua anggota. Secara kontinu mari kita masyarakatkan manhaj gerakan Muhammadiyah
(Muqaddimah AD, kepribadian, khittah, matan keyakinan, pedoman hidup islami
warga Muhammadiyah). Hal ini dapat kita lakukan melalui pengajian al-Islam
Kemuhammadiyah atau melalui media berupa buletin atau model pengembangan
lainnya.
Manhaj gerakan Muhammadiyah
hendaknya menjadi sumber inspirasi, acuan dan tuntunan dalam lingkungan
organisasi dan anggota persyarikatan. Tidak tertutup kemungkinan ada seseorang
yang merasa bahwa dirinya Muhammadiyah yang baik atau paten kemuhammadiyah atau
karena mempunyai jabatan dalam muhammadiyah misalnya sebagai PCM, PRM, PDM atau
kepala sekolah, dan mungkin saja ketua majelis dan lain tetapi tidak memahami
apa Muhammadiyah itu sebenarnya. Dia hanya memahami kulit luarnya saja tetapi
karena ayah, ibu, nenek, suami, istri, atau ada maksud lain maka dia menjadi
Muhammadiyah.
Hadirin yang kami hormati
Kedua, yang perlu kami ingatkan
kepada kita semua tentang kehidupan warga Muhammadiyah dalam berbangsa dan
bernegara. Dalam Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah disebutkan bahwa
Muhammadiyah perlu mengambil bagian dan tidak boleh apatis (masa bodoh) dalam
kehidupan politik melalui berbagai berbagai saluran secara positif sebagai
wujud bermuamalah sebagaimana dalam kehidupan lainnya dengan prinsip etika/
akhlak islam dengan sebaik-baiknya dengan tujuan membangun masyarakat islam
yang sebenar-benarnya.
Perlu ditegaskan bahwa
Muhammadiyah bukan organisasi politik tetapi bukan berarti buta akan politik.
Muhammadiyah adalah gerakan Islam, Da’wah amar makruf nahi mungkar dan tajdid.
Oleh karena itu jangan sampai kita terpecah-pecah. Mari kita salurkan aspirasi
kita melalui berbagai saluran secara postif.
Akhirnya sesuai dengan ayat yang
kami bacakan diawal pidato ini kami mengajak kita semua untuk berjuang, dengan
apa harta dan diri kita pada jalan Allah. Mari kita berhijrah perilaku yang
kurang baik menjadi lebih baik, marilah kita bekerja, memimpin organisasi yang
kita cintai ini secara ikhlas mengharap ridho Allah semata, jika ada kekurangan
atau kesilapan mari kita saling ingat mengingat,insya Allah kita termasuk kepada orang-orang
yang mendapat kemenangan.
Demikianlah pidato ini, isya
Allah kita akan bertemu dalam acara yang sama di Ranting Muhammadiyah Batang
Ayumi Jae pada tanggal 9 Desember 2012. Mohon maaf atas segala kekurangan dan
kepada Allah saya mohon ampun.
Muhammadiyah Padangsisimpuan Utara,
(09/09/2012) kembali untuk ketiga kali melaksanakan Tabligh Akbar/ Hari Muhammmadiyah
bertempat diRanting Muhammadiyah dihadiri
oleh ± 500 orang anggota dan simpatisan Muhammadiyah se-cabang Padangsidimpuan
Utara. Tabligh Akbar yang berloksasi di lapangan Mesjid Taqwa diawali dengan
pembacaan Al-Quran dan dilanjutkan Lagu Indonesia Raya Mars Muhammadiyah oleh
paduan suara SMP Muhammadiyah 29 Padangsidimpuan yang dilanjutkan dengan sambutan
PRM Bonan Dolok H.Armon Jambak.
PCM Muhammadiyah Padangsidimpuan Utara dalam pidato
yang disampaikan oleh ketua Afwan Tarihoran kembali mengajakseluruh warga agar memahami manhaj gerakan
Muhammadiyah. Muhammadiyah bukan organisasi politik
tetapi bukan berarti buta akan politik. Muhammadiyah adalah gerakan Islam,
Da’wah amar makruf nahi mungkar dan tajdid. Oleh karena itu jangan sampai kita
terpecah-pecah. Mari kita salurkan aspirasi kita melalui berbagai saluran
secara postif.
Sebagai
penceramaha adalah Drs. H. Ahmad Rasyidi, SH, dalam ceramahnya menjelaskan
Ahmad Rasyidi juga menjelas bahwa Tabligh Akbar/ Hari Muhammadiyah ini
merupakan amanat Muktamar. Hadir dalam acara tersebut Sekcam Padansidimpuan Utara, KUA Kecamatan
Padangsidimpuan, Lurah Bonan Dolok dan warga masyarakat Bonan Dolok sekitarnya
Ketua PCM Padangsidimpuan Utara Afwan Tarihoran
Drs. Ahmad Rasyidi, SH saat memberikan Ceramah
Ibu Aisyiah berdiri saat lagu Mars Muhammadiyah
PDM Kota Padangsidimpuan Syawaluddi Hasibuan, M.Si saat memberi sambutan